RSS Feed

BUKU BARU: IMANKU, IBADAHKU, GAYA HIDUPKU:

Posted by Teguh Hindarto

 
IMANKU, IBADAHKU, GAYA HIDUPKU:
 MERUMUSKAN KEMBALI DOGMA DAN DEVOSI 
MENURUT TERANG MAZHAB JUDEOCHRISTIANITY


Harga (Hard Cover): Rp. 170.000,- (sudah termasuk ongkir khusus P. Jawa)
Harga E-Book: Rp. 70.000,-

Hubungi Nomor Berikut Untuk Pemesanan:

081327274269



 
PENGANTAR

Setelah melakukan “kompilasi” (pengumpulan) berbagai artikel terkait relasi Yudaisme dan Yesus dan saya bukukan dengan judul “Jejak Kaki Sang Rabi”, maka kali ini saya melakukan kompilasi berbagai artikel terkait peta pemikiran mengenai mazhab Judeochristianity terkait pokok keimanan (akidah/emunah), peribadatan (ibadah/avodah) serta gaya hidup (akhlaq/halakah).

Agar pembaca mengetahui apa dan bagaimana konsep serta pemikiran mazhab Judeochristianity, maka saya memberikan ulasan terlebih dahulu mengenai fenomena keagamaan “Sacred Name Movement” dan “Messianic Judaism” pada bagian pertama pembahasan, sebagai latar belakang munculnya mazhab Judeochristianity. Pada bagian kedua saya menguraikan definisi, sejarah serta konsep pemikiran Judeochristianity sebagai peta jalan bagi para pembaca pemula untuk memahami lebih jauh meliputi berbagai pengkajian mengenai tema-tema-tema tentang Tuhan, Mesias, Ibadah. Pada bagian keempat tulisan ini pembahasan difokuskan pada penerapan mazhab Judeochristianity di bidang kehidupan sehari-hari dengan melakukan pembahasan mengenai kasus perceraian, kiblat, praktek riba, tsedaqah, penggunaan kerudung dll.

Pada bagian kelima pembahasan lebih terfokus pada redefinisi pemahaman yang keliru terhadap eksistensi Torah dan bagaimana penerapan Torah dalam kehidupan Kristiani. Sementara pada bagian keenam ditambahkn kajian esoteris dan kedudukannya dalam penghayatan beragama dan berteologi, hal mana kajian-kajian ini sangat minim dalam pembahasan Kekristenan. Bagian ketujuh berisikan kupasan mengenai otorkritik terhadap sejumlah pemahaman dan penafsiran yang keliru yang dianut sejumlah komunitas Kristen yang menerapkan visi “Kembali ke Akar Ibrani” namun yang tidak mengerucut dalam mazhab Judeochristianity.

Adapun bagian kedelapan berisikan tanggapan dan apologetik terhadap mereka yang mempertahankan penggunaan nama Allah dalam dogma dan devosi Kristiani. Bagian akhir yaitu bagian kesembilan pembahasan ini merupakan pembahasan penutup dengan mengkaji prospek dan peluang eksistensi dan keberlangsungan mazhab Judeochristianity di Indonesia.
Ada beberapa ketidaknyamanan yang akan ditemui para pembaca saat membaca buku ini yaitu “repetisi” (pengulangan). Pengulangan yang dimaksudkan adalah “pengulangan pembahasan”, “pengulangan kutipan”, “pengulangan referensi”. Hal tersebut terjadi dikarenakan buku ini merupakan hasil “kompilasi” (pengumpulan) sejumlah pembahasan yang kerap menyinggung berbagai topik terkait sebagai keseluruhan struktur konsep dan pemikiran Judeochristianity dalam bentuk berbagai artikel dalam blog dan website. Penulis sudah berusaha meminimalisir munculnya “repetisi” dengan melakukan pemadatan materi menjadi satu topik judul dengan beberapa sub judul sehingga tidak menjadi pembahasan tersendiri dengan judul yang berbeda.

Kiranya kehadiran buku dengan judul “Imanku, Ibadahku, Gaya Hidupku: Merumuskan Kembali Dogma dan Devosi Dalam Terang Mazhab Judeochristianity” memberikan pencerahan dan mendorong para pembaca pemula untuk melakukan penjelajahan spritual terhadap berbagai konsep keimanan yang selama ini diyakini sebagai sebuah kebenaran final namun harus tunduk pada roda perubahan pemahaman diakibatkan munculnya data dan fakta baru yang perlu dipertimbangkan kebenarannya. Sementara bagi mereka yang telah berada dalam mazhab Judeochristianity, kehadiran buku ini dapat menjadi pedoman dogmatika sebagai bentuk pertanggungjawaban iman di antara berbagai mazhab Kekristenan lainnya di Indonesia.

DAFTAR ISI


PENGANTAR……………………………………………………………………………………....2

BAGIAN PERTAMA

MESIANIC JUDAISM: SEJARAH DAN PEMIKIRAN......................................12

BAB I

KAJIAN TERHADAP HISTORITAS....................................................................13

BAB II

KAJIAN TERHADAP DOGMATIKA………………………………………………………24

BAB III

KAJIAN TERHADAP LITURGI…………………………………………………………….37

BAB IV

KAJIAN TERHADAP LITERATUR………………………………………………………..34

BAB V

KAJIAN TERHADAP PENERJEMAHAN KITAB SUCI…………………………..42

BAB VI

KAJIAN TERHADAP WEBSITE …………………………………………………………..46

BAB VII

RESPON GEREJA-GEREJA DI INDONESIA
TERHADAP MESIANIC JUDAISM DAN SACRED NAME MOVEMENT.......47

BAGIAN KEDUA

MAZHAB JUDEOCHRISTIANITY SEBAGAI PENERJEMAHAN
KONSEP MESIANIC JUDAISM DALAM KONTEKS INDONESIA……………54

BAB VIII

MAZHAB JUDEOCHRISTIANITY:

DEFINISI, KONSEP PEMIKIRAN, SEJARAH, METODOLOGI.......................55

BAGIAN KETIGA

PEMIKIRAN JUDEOCHRISTIANITY MENGENAI
AKIDAH (POKOK KEPERCAYAAN) DAN IBADAH…………………………………117

BAB IX

IMANKU, IBADAHKU, GAYA HIDUPKU………………………………………………118

BAB X

REDEFINISI KONSEP HELENIS TENTANG EKSISTENSI TUHAN:
KEESAAN ATAU KETRITUNGGALAN?.............................................................136

BAB XI

HARUSKAH GELAR “KURIOS” (ADON) BAGI YESUS
DITERJEMAHKAN DENGAN TUHAN?..............................................................144

BAB XII

ARTI KEMATIAN YESUS SANG MESIAS
BAGI PENGHAPUSAN DOSA UMAT MANUSIA……………………………………163

BAB XIII

MENINJAU ULANG PENGGUNAAN NAMA ALLAH
DALAM TERJEMAHAN LEMBAGA ALKITAB INDONESIA……………………174

BAB XIV

MITOS-MITOS AKADEMIK
DISEPUTAR NAMA YHWH DAN ALLAH…………………………………………….....188
BAB XV

MAKNA NAMA YAHWEH........................................................................................195

BAB XVI

GELAR-GELAR TUHAN…………………………………………………………………….......199

BAB XVII

ATRIBUT-ATRIBUT YAHWEH
(PENGENALAN TENTANG SIFAT TUHAN)........................................................206

BAGIAN KEEMPAT

PEMIKIRAN JUDEOCHRISTIANITY MENGENAI
AKHLAQ AL MASIH (HALAKAH HA MASHIAKH)…………………………………..211

BAB XVIII

HALAKAH HA MASHIAKH – SYARIAT AL MASIH

(CARA HIDUP PENGIKUT MESIAS) .....................................................................217

BAB XIX

AKHLAK AL MASIH / HALIKOT HA MASHIAKH...............................................219


BAB XX

KONSEP TSEDAQAH DALAM KEKRISTENAN…………………………………….......225

BAB XXI

APAKAH PRAKTEK RIBA DIPERBOLEHKAN?....................................................231

BAB XXII

RELEVANSI KIBLAT..................................................................................................235

BAB XXIII

KERUDUNG SEBAGAI TANDA KEWIBAWAAN WANITA.................................239

BAB XXIV

BOLEHKAH BERCERAI?...........................................................................................242

BAB XXV

APAKAH YESUS SANG MESIAS
MEMBATALKAN HUKUM KASHRUT DALAM IMAMAT 11?..........................246

BAB XXVI

KORUPSI: MENDAPATKAN REZEKI TIDAK KOSHER.....................................252

BAB XXVII

SUAP MEMBUTAKAN MATA ORANG BIJAKSANA..........................................257

BAGIAN KELIMA

REDEFINISI PEMAHAMAN DISTORSI TERHADAP TORAH
DAN RELEVANSINYA DALAM KEHIDUPAN KRISTIANI...............................262
BAB XXVIII

DOSA, TORAH, ANUGRAH, IMAN .......................................................................263
BAB XXIX

ANOMOS: APAKAH ITU?.......................................................................................271

BAB XXX

PANDANGAN YESUS TERHADAP TORAH..........................................................276

BAB XXXI

BENARKAH RASUL PAUL PENDUSTA
DAN MEMBATALKAN TORAH?..............................................................................282

BAB XXXII

APAKAH HUKUM GIGI GANTI GIGI DAN NYAWA GANTI NYAWA
BERTENTANGAN DENGAN AJARAN YESUS TENTANG KASIH?..................304

BAB XXXIII
TORAH DAN KEADILAN SOSIAL............................................................................307

BAB XXXIV

TEOLOGI KEADILAN SOSIAL DIANTARA DUA KUTUB
TEOLOGI KEMAKMURAN  DAN TEOLOGI PEMBEBASAN.............................315

BAB XXXV

TORAH  SEBAGAI SUMBER KESEHATAN JASMANI ROHANI........................338

BAB XXXVI

TORAH  SEBAGAI SUMBER KEBERSIHAN JASMANI ROHANI.......................347

BAB XXXVII

TORAH  MENGENAI PELAYANAN TERHADAP JANDA & YATIM..................354

BAGIAN KEENAM

ASPEK ESOTERISME DALAM TEOLOGI DAN DEVOSI......................................357

BAB XXXVIII

ASPEK ESOTERISME DALAM BERAGAMA DAN BERTEOLOGIA...................358

BAB XXXIX

DZIKIR (ZAKOR): KONTEMPLASI KRISTIANI…………………………………….....380

BAB XXXX

TAFAKUR DAN MEDITASI DALAM PERSPEKTIF KRISTEN..........................385

BAGIAN KETUJUH

SACRED NAME MOVEMENT DAN MESSIANIC JUDAISM
DI INDONESIA:

SEBUAH OTOKRITIK TERHADAP KESALAHAN BERFIKIR...........................388

BAB XXXXI

APAKAH NAMA YAHSHUA TIDAK ADA DALAM KITAB SUCI?.....................389

BAB XXXXII

APAKAH HA BRIT HA KHADASHA,
KITAB PERJANJIAN BARU IBRANI ASLI?.........................................................396


BAB XXXXIII

BENARKAH TULISAN DI KAYU SALIB MENUNJUK PADA YHWH?...........414

BAB XXXXIV

APAKAH ISTILAH “MARYA” DALAM PESHITTA ARAMAIK
MEMBUKTIKAN BAHWA YESUS ADALAH YAHWEH?....................................418

BAGIAN KEDELAPAN

MENJAWAB REAKSI YANG MEMPERTAHANKAN PENGGUNAAN NAMA ALLAH DALAM LINGKUNGAN KRISTIANI…………………………………………................437

BAB XXXXV

CRACKING “THE HISTORY OF ALLAH”
TANGGAPAN TERHADAP BUKU BAMBANG NOORSENA............................438

BAGIAN KESEMBILAN

MASA DEPAN MAZHAB JUDEOCHRISTIANITY…………………………………..494
BAB XXXXVI

BUKAN SEKEDAR NAMA YAHWEH:
SEBUAH OTOKRITIK............................................................................,...............495

BAB XXXXVII

MAZHAB JUDEOCHRISTIANITY SEBAGAI SOLUSI
MENJAWAB TANTANGAN KEBANGKITAN ISLAM
DI EROPA DAN AMERIKA……………………………………………………………….....504

BAB XXXXVIII

MENGORGANISIR GEREJA YANG CONCERN TERHADAP ISUE-ISUE PENGKAJIAN  AKAR SEMITIS KEKRISTENAN…………………………………….........................550


0 komentar:

Posting Komentar