RSS Feed

SIAPAKAH METATRON ITU?

Posted by Teguh Hindarto





Diskusi mengenai siapakah Metatron tidak bisa dilepaskan dari pembacaan teks Keluaran 23: 20-21 sbb, "Sesungguhnya Aku mengutus seorang malaikat berjalan di depanmu, untuk melindungi engkau di jalan dan untuk membawa engkau ke tempat yang telah Kusediakan. Jagalah dirimu di hadapannya dan dengarkanlah perkataannya, janganlah engkau mendurhaka kepadanya, sebab pelanggaranmu tidak akan diampuninya, sebab nama-Ku ada di dalam dia”.

Kita akan mencermati frasa Ibrani שׁמי בקרבו (shemi beqirbi). Targum Aramaik Onkelos menerjemahkan dalam bahasa Aramaik hyrEm.yme ymivbi (bishmi meymreh) dalam terjemahan Bahasa Inggris “for in My Name are His words” (karena dalam Nama-Ku ada Firman-Nya).

Teologi Kristen memberi interpretasi mengenai hal ini sebagai cara YHWH menyatakan dirinya yang biasa disebut dengan bahasa teologi, “Theophany”. DR.Harun Hadiwijono mengatakan ada tiga macam cara Tuhan menyatakan dirinya sebelum Mesias lahir yaitu: (1) menampakkan diri dalam tanda-tanda yang menjadikan Israel tahun akan kehadiran Tuhan dalam bentuk “nyala api dalam semak” kepada Musa (Kel 3:2), dalam “tiang awan” dan “tiang api” (Kel 13:21), dalam “guruh dan kilat di atas Gunung Sinai” (Kel 19:16-20), dalam “kemulyaan yang ditunjukkan di hadapan Musa” (Kel 33:20, kepada Gideon dalam wujud Malak YHWH (Hak 6), (2) menampakkan diri melalui muzizat-muzizat, (3) menampakkan diri melalui firman-Nya dalam bentuk penglihatan (Yes 6:8) dan mimpi (Kej 28:12-15), demikian uraian beliau dalam bukunya “Iman Kristen”[1]

Sementara itu Rabbi Moshe Yosef Koniuchowsky seorang Messianic Jewish memberikan komentar pada catatan kakinya sbb: “The Young Man Metatron has YHWH’s Name and can pardon Yisrael sin. This man has to be His pre-incarnate Son”[2] (Orang Muda itu adalah Metatron yang memiliki nama YHWH dan dapat mengampuni dosa Israel. Orang ini adalah pra inkarnasi Sang Putra).

Mengenai Yesus Sang Mesias sebagai Metatron, Rabbi Moshe Yosef Koniuchowsky memberikan penjelasan sbb: “Throughout the Old Testament, it is YHWH the Greater always sending YHWH the lesser as YHWH the Lesser, Yahshua, is known as many things from the Messengger of YHWH to the Captain of YHWH’s Host, to YHWH’s face to the young man Metatron, to the Word/Memra of YHWH[3] (Sepanjang Perjanjian Lama, bahwa YHWH yang lebih besar selalu mengutus YHWH yang lebih kecil sebagai YHWH yang lebih kecil  yaitu Yahshua yang dikenal dengan banyak bentuk mulai dari Utusan YHWH, Panglima YHWH Yang Maha Tinggi, sampai kepada wajah YHWH kepada orang muda yaitu Metatron, Sang Firman/Memra YHWH).

Persoalannya, siapakah “Metatron” itu? Benarkah “Metatron” adalah Pra Inkarnasi Yesus? Dalam TaNaK (Torah, Neviim, Kethuvim) tidak ada satupun ayat yang menyinggung dan menyebutkan mengenai nama “Metatron”. Nama ini merupakan interpretasi para rabi Talmudik dan tokoh-tokoh Kabalis terhadap sejumlah ayat dalam TaNaKh yang menyinggung keberadaan Malak YHWH (Kej 18:1-2; 19:1; 22:1).

Rev. Sam Stern, mengulas berbagai kontroversi asal-usul dan makna nama “Metatron”, sbb: “According to Jewish scholars’ statements, it could come from the Hebrew matara, which means "keeper of the watch;" from the Hebrew cabalistic term metator, which means "guide or messenger" or from two Greek words, meta thronos, which mean "one who serves behind the throne." The Jewish sages do not present a unified opinion regarding the etymology of the name Metatron”[4](Menurut pernyataan-peryataan para sarjana Yahudi, nama itu mungkin berasal dari kata Ibrani ‘matara’ yang bermakna “penjaga yang senantiasa mengawasi”; ada juga yang mengusulkan dari istilah Ibrani yang bernuansa kabalistik ‘metator’ yang bermakna “pembimbing atau penuntun’, ada juga yang menghubungkan dengan kata-kata Yunani ‘meta’ dan ‘thronis’ yang bermakna ‘seseorang yang melayani di samping tahta’. Para sarjana Yahudi tidak ada kesamaan pandangan berkaitan dengan etimologi nama Metatron)


Talmud Babilonia menyinggung nama “Metatron” dalam Sanhedrin 38b and Avodah Zarah 3b. Yevamot 16b sebuah penggambaran dari periode Amoraik mengenai tugas “Pangeran Dunia” yang dipindahkan dari Mikael kepada Metaron . Dalam teks pseudoepigrapha seperti Henok 3 nama “Metatron” disinggung dengan julukan “YHWH yang lebih rendah”. Nama “Metatron” disinggung pula dalam naskah-naskah esoteris Yudaisme seperti Zohar[5].

Kitab Zohar karya Rabbi Simon Bar Yochai memberikan definisi mengenai “Metatron” sbb: “Who is Metatron? He is the highest archangel, esteemed more than any other of God’s hosts. The letters (of his name) are the great mystery. You may translate the letters vav, hay which is [part of] the name of God… He rules over all, the living things below and the living things above. This is hidden in them and taken from them”[6]. Menurut Zohar, “Metatron” adalah “Malaikat Penghulu”. Dalam kamus Soncino Zohar, ada dua definisi mengenai “Metatron” yaitu : (1) Kepala dari para pemimpin, kekuatannya memberikan kelangsungan hidup umat manusia (2) Kepala dari “dunia ciptaan”, disebut juga “pelayan” atau “tubuh” dari Shekinah[7].

Dalam kajian di atas nama “Metatron” dihubungkan dengan Yesus Sang Mesias karena beberapa kemiripan al., (1) memiliki “Kemah Surgawi (Soncino Zohar, Shemoth, Section 2, Page I43a), (2) diperbandingkan dengan Yoshua ben Nun (3) mengajarkan rahasia Torah (4) mengerjakan penebusan bagi Ihrael[8] 

Rabbi Barney Kasdan memberikan komentar mengenai pernyataan Yesus dalam Yokhanan 8:56, “Abraham bapamu bersukacita bahwa ia akan melihat hari-Ku dan ia telah melihatnya dan ia bersukacita.", dengan mengatakan sbb: “It seems Yeshua even made a dramatic connection between himself and the historic revelation of the malach AdonaiFrankly, this is a logical response if one considers the statements of Yeshua as blasphemous. But what if, in some miraculous way, Yeshua is speaking the truth to us concerning his pre-existence? What if Yeshua is in fact the one called Metatron who came from the very Throne of the Father?”[9](nampaknya Yeshua melakukan hubungan dramatis antara diri-Nya dengan Malak YHWH dalam pewahyuan sejarah…Sebetulnya, ini merupakan tanggapan logis jika seseorang menganggap pernyataan Yeshua sebagai hujatan. Namun bagaimana jika kenyataannya Yeshua adalah Metatron yang datang dari Tahta Bapa?)

Dari hasil pengkajian singkat di atas, cukup sulit menentukan apakah “Metatron” adalah Pra Inkarnasi Yesus dikarenakan berbagai pertimbangan sbb: Pertama, Yesus sendiri tidak pernah secara langsung maupun tidak langsung menghubungkan diri-Nya sebagai “Metatron”. Kedua, Istilah “Metatron” sendiri tidak ditemukan dalam sumber-sumber kanonik, baik TaNaKh, Septuaginta maupun sumber Kitab Perjanjian Baru berbahasa Yunani. Walaupun Talmud menyinggung mengenai “Metatron”, namun pengertian “Metatron” disitu merupakan upaya dan interpretasi para rabi mengenai penampakkan “Malak YHWH” dalam kelima Kitab Moshe atau Pentateukh. Ketiga, Penggambaran-penggambaran yang berbeda mengenai “Metatron” bahkan penggambaran sebagai “YHWH yang lebih rendah” (YHWH ha Qaton) sangat mencederai keesaan YHWH (Ul 6:4-5, Yes 40:28; 45:21). 

Tim Hegg secara singkat mengulas dan mengritisi pandangan Rabbi Moshe Yosef Koniuchowsky mengenai Yesus sebagai Metatron yaitu YHWH yang lebih kecil dalam artikelnya berjudul “The Same Old Heresy : A Response to the Greater & Lesser YHWH Nonsense”[10] Oleh karenanya “Metatron” bukanlah Pra Inkarnasi Yesus Sang Mesias. Pengertian  שׁמי בקרבו  (shemi beqirbi) dalam Keluaran 23:21 ini tidak lebih sebagai suatu pelimpahan wewenang dan otoritas YHWH kepada salah satu malaikat-Nya yang dalam perkembangannya dalam periode Talmudik dan literatur Yahudi Abad Pertengahan disebut “Metatron”.



 ---------------------- 

[1] Iman Kristen, Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1988, hal 39-40


[2] Restoration Scriptures, Baltimore: Your Arms to Yisrael Publishing, 2004, p. 70/www.restorationscriptures.org).


[3] The Messianic Believer’s First Response Handbook, Miami: Your Arms to Israel Publishing, 2003, p.117


[4] Rev. Sam Stern, “Who Is Metatron?” www.thechristianrabbi.org

[5] Zohar
www.wikipedia.org/metatron.html


[6] Op.Cit, “Who Is Metatron?” www.thechristianrabbi.org


[7] A Study of the Book of Revelation: Metatron, www.yashanet.com


[8] Ibid.,

[9] Kehilat Ariel Messianic Synagogue Newsletter,Volume 21, Number 2, November/December 2004, www.kehilatariel.org

[10] 2004, www.torahresource.com

1 komentar:

  1. claus adiputra

    Megatron

Posting Komentar