RSS Feed

BERDOALAH UNTUK KEDAMAIAN YERUSALEM

Posted by Teguh Hindarto


Refleksi Mazmur 122:6-9

Konflik Israel dengan Hamas kembali meletus. Israel akhirnya melakukan serangan udara dan darat bertubi-tubi selama beberapa hari ini ke wilayah Gaza, dimana Hamas berada. Kompas melaporkan, “Sedikitnya tiga warga Israel tewas dan 20 orang lainnya luka-luka akibat serangan roket Palestina. Di pihak Palestina telah jatuh korban 90 orang tewas dan 740 orang luka-luka”[1]. Bagaimana Kekristenan harus bersikap terhadap konflik yang tiada henti antara Israel dengan negara-negara Arab sekitarnya khususnya dengan Hamas yang saat ini memerintah di Gaza?

Mengapa pertanyaan ini perlu diajukan? Karena dalam konflik Israel Palestina khususnya di Gaza, ada juga umat Kristen yang menjadi korban di sana[2]. Mengapa pertanyaan ini diajukan? Karena kita menerima warisan iman dari leluhur Israel (Yoh 4:22) sehingga Yerusalem, Israel, Kekristenan dalam sudut pandang keimanan dan kesejarahan adalah satu kesatuan. Namun dengan adanya konflik politis yang tiada akhir antara Israel dan Palestina dimana ada banyak umat Kristen yang menjadi korban di dalamnya, menuntut sebuah penilaian yang seksama. Melalui tulisan ini saya akan membagikan sebuah perspektif khususnya bagi umat Kristiani agar dapat menentukan sikapnya.

Sebelum kita menjawab pertanyaan tersebut, kita akan memberikan eksposisi mengenai Israel dan Yerusalem kuno sesuai dengan kesaksian Kitab TaNaKh dan Kitab Perjanjian Baru. Mengapa? Agar kita memiliki pemahaman berimbang mengenai Yerusalem dan Israel menurut Kitab Suci. Kita tidak akan memberikan penilaian mengenai Yerusalem dan Israel berdasarkan opini belaka dan bukan berdasarkan tekanan pihak tertentu dalam mencitrakan Yerusalem dan Israel

YERUSALEM: KOTA YANG DIPILIH YAHWEH


Tuhan Yahweh, Sang Pencipta, memberikan identifikasi mengenai Yisrael dimana Yerusalem sebagai pusat pemerintahan dan penyembahan, sbb:

Bangsa yang dipilih Yahweh (Yes 14:1)

Sebab Yahweh akan menyayangi Yakub dan akan memilih Israel sekali lagi dan akan membiarkan mereka tinggal di tanah mereka, maka orang asing akan menggabungkan diri kepada mereka dan akan berpadu dengan kaum keturunan Yakub.

Kekasih Yahweh (Rm 11:28)

Mengenai Injil mereka adalah seteru Tuhan oleh karena kamu, tetapi mengenai pilihan mereka adalah kekasih Tuhan oleh karena nenek moyang

Putra Sulung Yahweh (Kel 4:22)

Maka engkau harus berkata kepada Firaun: Beginilah firman Yahweh: Israel ialah anak-Ku, anak-Ku yang sulung

Kebun Anggur Yahweh (Yes 5:7)

Sebab kebun anggur Yahweh semesta alam ialah kaum Israel, dan orang Yehuda ialah tanam-tanaman kegemaran-Nya; dinanti-Nya keadilan, tetapi hanya ada kelaliman, dinanti-Nya kebenaran tetapi hanya ada keonaran

Biji Mata Yahweh (Zak 2:8)

Sebab beginilah firman Yahweh semesta alam, yang dalam kemuliaan-Nya telah mengutus aku, mengenai bangsa-bangsa yang telah menjarah kamu -- sebab siapa yang menjamah kamu, berarti menjamah biji mata-Nya “

Dipercayakan Firman Yahweh (Mzm 147:19, Rm 3:2)

Ia memberitakan firman-Nya kepada Yakub, ketetapan-ketetapan-Nya dan hukum-hukum-Nya kepada Israel. Ia tidak berbuat demikian kepada segala bangsa, dan hukum-hukum-Nya tidak mereka kenal. Haleluya!”

Perantara berkat bagi manusia di bumi (Kej 12:3)

Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat

Perantara keselamatan bangsa-bangsa melalui Mesias yang secara manusia diturunkan dari suku Yehuda (Yoh 4:22)

Kamu menyembah apa yang tidak kamu kenal, kami menyembah apa yang kami kenal, sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi

SIAPAKAH METATRON ITU?

Posted by Teguh Hindarto





Diskusi mengenai siapakah Metatron tidak bisa dilepaskan dari pembacaan teks Keluaran 23: 20-21 sbb, "Sesungguhnya Aku mengutus seorang malaikat berjalan di depanmu, untuk melindungi engkau di jalan dan untuk membawa engkau ke tempat yang telah Kusediakan. Jagalah dirimu di hadapannya dan dengarkanlah perkataannya, janganlah engkau mendurhaka kepadanya, sebab pelanggaranmu tidak akan diampuninya, sebab nama-Ku ada di dalam dia”.

Kita akan mencermati frasa Ibrani שׁמי בקרבו (shemi beqirbi). Targum Aramaik Onkelos menerjemahkan dalam bahasa Aramaik hyrEm.yme ymivbi (bishmi meymreh) dalam terjemahan Bahasa Inggris “for in My Name are His words” (karena dalam Nama-Ku ada Firman-Nya).

Teologi Kristen memberi interpretasi mengenai hal ini sebagai cara YHWH menyatakan dirinya yang biasa disebut dengan bahasa teologi, “Theophany”. DR.Harun Hadiwijono mengatakan ada tiga macam cara Tuhan menyatakan dirinya sebelum Mesias lahir yaitu: (1) menampakkan diri dalam tanda-tanda yang menjadikan Israel tahun akan kehadiran Tuhan dalam bentuk “nyala api dalam semak” kepada Musa (Kel 3:2), dalam “tiang awan” dan “tiang api” (Kel 13:21), dalam “guruh dan kilat di atas Gunung Sinai” (Kel 19:16-20), dalam “kemulyaan yang ditunjukkan di hadapan Musa” (Kel 33:20, kepada Gideon dalam wujud Malak YHWH (Hak 6), (2) menampakkan diri melalui muzizat-muzizat, (3) menampakkan diri melalui firman-Nya dalam bentuk penglihatan (Yes 6:8) dan mimpi (Kej 28:12-15), demikian uraian beliau dalam bukunya “Iman Kristen”[1]

Sementara itu Rabbi Moshe Yosef Koniuchowsky seorang Messianic Jewish memberikan komentar pada catatan kakinya sbb: “The Young Man Metatron has YHWH’s Name and can pardon Yisrael sin. This man has to be His pre-incarnate Son”[2] (Orang Muda itu adalah Metatron yang memiliki nama YHWH dan dapat mengampuni dosa Israel. Orang ini adalah pra inkarnasi Sang Putra).

Mengenai Yesus Sang Mesias sebagai Metatron, Rabbi Moshe Yosef Koniuchowsky memberikan penjelasan sbb: “Throughout the Old Testament, it is YHWH the Greater always sending YHWH the lesser as YHWH the Lesser, Yahshua, is known as many things from the Messengger of YHWH to the Captain of YHWH’s Host, to YHWH’s face to the young man Metatron, to the Word/Memra of YHWH[3] (Sepanjang Perjanjian Lama, bahwa YHWH yang lebih besar selalu mengutus YHWH yang lebih kecil sebagai YHWH yang lebih kecil  yaitu Yahshua yang dikenal dengan banyak bentuk mulai dari Utusan YHWH, Panglima YHWH Yang Maha Tinggi, sampai kepada wajah YHWH kepada orang muda yaitu Metatron, Sang Firman/Memra YHWH).

Persoalannya, siapakah “Metatron” itu? Benarkah “Metatron” adalah Pra Inkarnasi Yesus? Dalam TaNaK (Torah, Neviim, Kethuvim) tidak ada satupun ayat yang menyinggung dan menyebutkan mengenai nama “Metatron”. Nama ini merupakan interpretasi para rabi Talmudik dan tokoh-tokoh Kabalis terhadap sejumlah ayat dalam TaNaKh yang menyinggung keberadaan Malak YHWH (Kej 18:1-2; 19:1; 22:1).

Rev. Sam Stern, mengulas berbagai kontroversi asal-usul dan makna nama “Metatron”, sbb: “According to Jewish scholars’ statements, it could come from the Hebrew matara, which means "keeper of the watch;" from the Hebrew cabalistic term metator, which means "guide or messenger" or from two Greek words, meta thronos, which mean "one who serves behind the throne." The Jewish sages do not present a unified opinion regarding the etymology of the name Metatron”[4](Menurut pernyataan-peryataan para sarjana Yahudi, nama itu mungkin berasal dari kata Ibrani ‘matara’ yang bermakna “penjaga yang senantiasa mengawasi”; ada juga yang mengusulkan dari istilah Ibrani yang bernuansa kabalistik ‘metator’ yang bermakna “pembimbing atau penuntun’, ada juga yang menghubungkan dengan kata-kata Yunani ‘meta’ dan ‘thronis’ yang bermakna ‘seseorang yang melayani di samping tahta’. Para sarjana Yahudi tidak ada kesamaan pandangan berkaitan dengan etimologi nama Metatron)